Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bunsay Game

Membuat Roti Boy Bersama Ayah

Bismillahirrahmanirrahim... Day 20 Bunsay Game Level 9 Belajar Mengenal Perangkat Elektronik Baru: Oven Listrik Inilah pengalaman yang berkesan bagi keluarga kecil kami. Percobaan membuat roti boy untuk pertama kalinya bersama Ayah tercinta. Yeay.. #hari20 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Haya, Ayah dan Bunda...

Bismillahirrahmanirrahim... Day 19 Bunsay Game Level 9 Belajar Kedislipinan Sejak Kecil Saat kami #hari19 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Kacang Besar Berwarna Hijau Itu...

Bismillahirrahmanirrahim... Day 18 Bunsay Game Level 9 Pengalaman Makan Pete untuk Pertama Kalinya Saat kami #hari18 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Lego: Mainan Anak yang Tak Pernah Lekang Sepanjang Jaman

Bismillahirrahmanirrahim... Day 17 Bunsay Game Level 9 Berimajinasi dan Berkreasi dengan Balok-balok Lego yang Selalu Seru! Kiranya, dapat dikatakan bahwa dalam setiap rumah yang ada anak kecilnya, jika kita mau mencari, atau bahkan pinjem, mungkin masih bisa ketemu seraya bernostalgia bersama mengenang masa mudah dulu. Hehehe... #hari17 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Menara dan Jembatan Buku

Bismillahirrahmanirrahim... Day 16 Bunsay Game Level 9 Buku itu Teman Bermain dan Belajar yang Menyenangkan Susun buku menjadi menara, menjadi timbangan. #hari16 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Kasih Sayang Anak Terhadap Binatang

Bismillahirrahmanirrahim... Day 15 Bunsay Game Level 9 Belajar Kepedulian terhadap Binatang Saat kami #hari15 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Serunya Bertukang Bersama Ayah

Bismillahirrahmanirrahim... Day 14 Bunsay Game Level 9 Asyiknya Membuat Kandang Ayam dan Bebek Sendiri Bersama Ayah Saat kami #hari14 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

AHA Moment Haya dan WOW Moment Bunda

Bismillahirrahmanirrahim... Day 12 Bunsay Game Level 9 Belajar Mandiri dengan Inisiatif Sendiri Saat kami #hari12 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Akal Cerdas Haya Bikin Bunda Geleng-Geleng Kepala

Bismillahirrahmanirrahim... Day 11 Bunsay Game Level 9 Kursi-kursi Penolong Saat itu, saya sedang mencuci piring dan gelas-gelas kotor di wastafel. Suami sepertinya sedang membersihkan teras. Tak lama, suami datang mengambil sesuatu di atas kulkas. Lalu beranjak lagi menuju teras. Haya? Tentu saja ia lebih memilih "ngithil" Ayah kalau Ayah ada di rumah. Apalagi kalau Ayahnya sedang umyek mengerjakan sesuatu. Dia pasti tak mau ketinggalan. #hari11 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #januari2020 #haya38months @institut.ibu.profesional

Membagi Buah Rambutan

Bismillahirrahmanirrahim... Day 10 Bunsay Game Level 9 Belajar Kepedulian Saat kami hendak pulang kembali ke Semarang, kami mendapat banyak oleh-oleh dari para sanak saudara salah satunya buah rambutan yang asli baru saja di petik dari pohon. Ada sekeranjang besar buah rambutan yang kami bawa pulang ke Semarang, dan tentu saja untuk dibagi-bagikan dengan para tetangga.  Bisa mabok rambutan juga kalau buah rambutan sebanyak itu dimakan sendiri. Nah, saat saya sedang menyiapkan beberapa oleh-oleh untuk tetangga kana dan kiri, Haya dengan inisiatifnya sendiri mulai mewadahi beberapa buah rambutan ke dalam plastik-plastik kecil.  Lagi-lagi saya dibuat takjub olehnya. Lalu, saya tanya. Buat siapa saja itu? dan dia menyebutkan beberapa nama tetangga sekitar rumah. Masya Allah nak. #hari10 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #desember2019 #haya38months @institut.ibu.profesional

Kitiran dari Daun Janur

Bismillahirrahmanirrahim... Day 09 Bunsay Game Level 9 Betapa Alam Sejatinya telah Banyak Menyediakan Sarana Permainan bagi Anak-anak. Rumah Biyung (ibu dari suami) berada di lereng gungung yang masih asri dengan pemandangan alamnya. Bahkan sungai disini masih sangat jernih sekali hampir seperti air yang bisa diminum kalau kita mengambil air sungainya ke dalam gelas. Nah, saat keponakan suami sedang kumpul, tiba-tiba Ayahnya Haya ini kepikiran bikin kitiran dari daun Janur. Lalu, setelah mencoba berkali-kali, eh, masih gagal juga. Dan akhirnya biyunglah yang memberi contoh bagaimana cara membuatnya. Setelahnya, anak-anak pun bisa bergembira bermain kitiran angin dari daun janur. sedagkan saya takjub sendiri. Biasanya kami membuat kitiran dari kertas, memkai lem, gunting.. Kali ini, dari daun janur dan cuma bermodalkan pisau saja. #hari09 #gamelevel9 #tantangan10hari #thinkceative #kuliahbundasayang  #desember2019 #haya38months @institut.ibu.profesional

Plastik Ziplock

Bismillahirrahmanirrahim... Day 08 Bunsay Game Level 9 Belajar Memecahkan Masalah Sendiri Kejadian ini berlangsung cepat, dan mungkin tak terlalu penting bagi orang lain. Tapi, bagi saya ini amat berarti. Jadi, situasi saat ini, kami bertiga telah pindah di rumah Biyung di kampung kelahiran suami, Bobotsari Purbalingga. Saat itu, saya sedang berada di kamar, membaca buku, eh berusaha mengkhatamkan buku yang saya pinjam dari teman saya yang rumahnya dekat sam Mbah Kakung. Haya sedang bermain bersama Ayah dan sepupu-sepupunya di ruang tamu.  Lalu, saya mendengar suami saya meminta tolong pada Haya untuk mengambilkan plastik di dalam kamar. Tak lama kemudian, Haya masuk kamar. Lalu dia mulai membuka laci lemari plastik yang memang berada dalam jangkauannya. Saya memperhatikan, bahwa dia mengeluarkan sebuah sikat gigi yang berada di dalam plastik ziplock, lalu membawa palstiknya keluar kamar menuju Ayahnya. Samar-samar saya mendengar Ayahnya berkata, " pinter, terima kasih...

Al Qur'an Bunda

Bismillahirrahmanirrahim... Day 07 Bunsay Game Level 9 Tauladan Orang tua itu yang Utama bagi Anak "Ini Bunda," kata Haya sembari menyodorkan Al Qur'an milik saya ketika saya selesai sholat. Sejenak saya tertegun dan sambil tersenyum saya menerimanya. "Terima kasih, nak," kata saya bangga campur haru. Ternyata ia tahu dan paham kebiasaan saya setelah sholat adalah membaca mush'af. Dan dia berinisiatif sendiri mengambilkan Al Qur'an saya yang memang jauh dari jangkaun tangan saya. Ya, walau terkadang cuma bisa saya baca sebari saja karena setelahnya Haya sudah antusias menarik tangan saya untuk bermain bersama. Terkadang, saya mengajak Haya mengaji bersama. Namun, kadangkala ia masih belum mau. Saya pun maklum dan mafhum, tidak ingin terlalu memaksanya kalau ia belum ingin. Yang pasti, keteladanan dari sayalah dulu yang paling utama baginya menurut saya.   Terkadang pula, kalau melihat status maupun postingan teman lain, yang punya anak seumu...

Perahu Putar di Pasar Malam

Bismillahirrahmanirrahim... Day 06 Bunsay Game Level 9 Saat Bunda Belajar untuk Percaya pada Haya dan Kemampuannya Hari sudah beranjak malam, namun Haya yang tadi sempat tidur siang, masih aktif bermain. Malam ini, Mbah Kung dan Mbah Uti bermalam di Rumah Uti. Jadi, di rumah hanya ada Bunda, Haya, Om Bim dan Tante Da.  Lalu, tetiba, Om Bim mengajak pergi ke Pasar Malam yang memang sedang ada di pusat kota. Wah senangnya kalau begitu. Segera saja kami bersiap. Sore tadi hujan sempat menyapa, tapi kini sudah terang. Mudah-mudahan sampai malam nanti juga terang dan sepertinya memang begitu fainsyaAllah biidznillah. Pasar Malam ini sudah lama digelar, biasanya sebulan dan minggu ini malah hampir menjelang hari penutupannya. Tapi kata Om Bim, mereka juga melihat peluang. Jika para pengunjung masih antusias, maka Pasar malam kadang diperpanjang tiga hari sampai seminggu kedepan.  Saat kami sampai di tempat Pasar Malam, wah ramai sekali. Walau agak becek tentunya karena h...

Playdough Buatan Bunda

Bismillahirrahmanirrahim... Day 05 Bunsay Game Level 9 Bermain dengan Bahan-Bahan yang ada di Rumah Biasanya, salah satu tantangan saat mudik kemudian kumpul bareng rame-rame adalah pengaruh tontonan TV yang tidak bisa terkontrol, huhuhu... Karena ada banyak orang, banyak pihak, maka ya itu, aturannya jadi banyak juga. Weleh-weleh. Alhamdulillah keluarga saya dari awal menikah sudah otonom, artinya terpisah dari orang tua, tinggal di rumah sendiri walaupun ngontrak. Masalah televisi, sejak punya anak, jaraang sekali nyalain televisi. Palingan TV dinyalain kalau ada jadwal siaran pertandingan minton favorit ayahnya, atau pengen tahu ada berita terkini apa. Selain itu, TV hanya sekedar barang pajangan. Sebenarnya malah nggak pengen punya TV sama sekali, tapi alhamdulillah sudah terlanjur punya, hehe.. Ya sudah.  Biarkan anak belajar. Walaupun ada TV di rumah tapi tetap harus tahu batas-batasannya. Umur Haya masih terbilang  balita, jadi mungkin belum terlalu paham juga...

Gundukan Pasir itu Bagai Tumpukan Harta Karun yang Tak Ternilai

Bismillahirrahmanirrahim... Day 04 Bunsay Game Level9 Asyiknya Bermain di Alam Terbuka Saat berada di tempat mbah Kakung, saya biasanya lebih membiarkan Haya untuk bermain di tempat terbuka. Ya, walaupun berada di kompleks perumahan, namun dekat dengan sawah, hanya sepelemparan batu saja dari ruamh, dan dekat dengan kebun-kebun yang berisi tanaman seperti pisang, markisa, dan aneka tanaman liar lain yang saya kenal baik dengan pemiliknya. Sebelumnya sudah ijin juga. Jadi, sewaktu-waktu bisa dengan bebas eksplore di kebun tersebut. Berbeda kondisi ketika di Semarang. Ya, pasti ada rasa serba nggak enak kalo jelajah lahan kosong waluapun kadang itu tanah milik pemerintah setempat. Saat liburan kali ini, kebetulan depan rumah yang merupakan lahan kosong sedang disewa untuk membuat cetakan paving, dan ada mesin molen kecil yang berisik ketika beroperasi. Ada tumpukan semen, dan pastinya ada juga gundukan tanah sebagai salah satu bahan bakunya. Sore itu, awalnya saya mengajak Hay...