Postingan

Menampilkan postingan dengan label Komunikasi Produktif

High Ending Energy (HEE) Level 1 Bunsay

Gambar
Nah, tak terasa sudah tiba sampai di akhir level 1 Bunsay. dan sebagai penutup, yaitu adanya HEE (High Ending Energy) atau istilah yang dipakai di Bunsay sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap mahasiswa Bunsay selama level 1 berlangsung. Beberapa apresiasi dalam HEE adalah: Mahasiswi yang mendapat Badge Dasar Mahasiswi yang mendapat badge You are Excellent Mahasiswi yang mendapat badge Outstanding Performance juga beberapa apresiasi lain seperti mahasiswi teladan, aktif, apresiatif, dan terajin. emejing bukan? Ahh, Bunsay ini emang keren pisan euy. Yuk daftar sekolah di IIP say

Aliran Rasa Bunsay Game Level 1: Komunikasi Produktif

Gambar
Tak terasa, tantangan game level 1 Bunsay dengan tema Komunikasi Produktif telah terlampaui. Ada banyak hal yg telah terjadi, saat menerapkan materi komunikasi produktif (komprod) dalam aktifitas keseharian, terutama kepada pasangan karena fokus komprod saya kali ini adalah kepada pasangan. Saat membaca materi komprod yang selalu luar biasa membawa pencerahan bagi saya, materi yang tidak terlalu panjang, singkat namun padat berisi yang selalu memenuhi pundi-pundi ruang keingintahuan saya, lalu kemudian saya mencoba mempraktekkannya kepada pasangan dan memang terlihat ada hasil yang nampak berbeda ketika saya menerapkan beberapa kaidah-kaidah komunikasi produktif dengan pasangan, diantaranya adalah choose the right time, clear and clarify, kaidah 7-33-55, intensity of eye contact, dan pertanggunggjawaban akan hasil komunikasi adalah merupakan bagian dari si penyampai pesan. Saat saya mencoba menerapkan kaidah-kaidah komprod dengan pasangan, saya juga jadi lebih sedikit bisa mengo...

Menjadi Orangtua yang Sholeh dan Sholehah

Tak terasa, waktu telah demikian cepat berlalu hingga tiba pada akhir tantangan game bunsay level 1 di hari ke 17 ini. Terima kasih sayang, terima kasih suamiku, terima kasih, malaikat kecilku, terima kasih keluarga kecilku yang telah menemani Bunda menerapkan ilmu-ilmu yang telah Bunda pelajari di kelas Bunda Sayang di level pertama ini. Sampai saat ini, walaupun sudah tiba masanya untuk mengakhiri praktek penerapan materi komunikasi produktif untuk melangkah ke level berikutnya, namun proses panjang penerapan materi komprod yang ada tak akan pernah berhenti sampai disini saja. Terima kasih suamiku, yang selalu sabar menemani diri ini untuk terus belajar menjadi seorang ibu dan istri yang baik bagi keluarga. Terima kasih malaikat kecilku, engkau menjadi sarana dan sumber belajar bagi bunda ini untuk terus bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi daripada sebelumnya. Walaupun terkadang, saat emosi negative itu datang, ada saatnya muncul rasa-rasa marah, gerah dan kec...

Surga di Telapak Kaki Ibu

Setelah sebelumnya saya fokus mencoba menerapkan komunikasi produktif pada pasangan, kini saya ingin mencoba menerapkan komunikasi produktif pada anak. Putri saya baru satu, Haya yang sekarang berusia 29 bulan dan memang sedang aktif-aktifnya baik dalam hal beraktifitas kesana kemari (lari, lompat-lompat, naik, turun) maupun dalam hal berbicara (ayah mana, bunda mana, nama anggota keluarga disebut satu-satu, ini apa, dimana? Buat apa? Kata tanya semua!) sehingga kadang saya memang merasa sedikit kewalahan dengan berondongan pertanyaannya yang terus tiada henti.  Hal lain yang mulai berkembang dari Hayadalah, ia mulai bisa membedakan sesuatu, benda-benda, dan juga maksud dari perkataan, seperti jangan dan boleh. Nah, hal lain yang juga sedang berkembang darinya, adalah ia juga mulai pintar menggoda bundanya. Salah satu hal yang saya alami ketika snack time tiba. Saat itu saya memberinya sebuah waferroll coklat. Ia menerimanya dengan tangan kanan, tapi kemudian mema...

Refleksi: Sebuah Perjalanan Panjang Membentuk Pola Komunikasi yang Baik, Benar dan Produktif

 Ada sebuah novel yang sampai sekarang menjadi novel favorit saya yaitu novel The Alchemist karya Paulo Coelho. Novel yang cukup tipis saja tapi isinya sarat makna menurut saya. Novel itu bercerita tentang perjalanan seorang pemuda penggembala bernama Santiago mencari harta karun di tempat yang sering ia impikan. Dia biasa menggembala sendiri puluhan ekor domba-dombanya dan biasa beristirahat di sebuah reruntuhan bangunan yang dulunya adalah sebuah gereja. Nah, saat di tertidur, dia selalu bermimpi bahwa seseorang memberitahunya untuk pergi ke tempat Piramida Mesir berkata. Galilah suatu tempat di sana, dan kau akan menemukan tumpukan harta karun. Awalnya, ia tak menggubris mimpinya itu, tapi semakin sering ia bermimpi hingga akhirnya ia pun membulatkan tekad untuk melakukan perjalanan jauh itu ke tempat yang sering dilihatnya dalam mimpinya. Berbekal tabungan hasil dia menjadi penggembala selama ini, dia pun berangkat. Tentunya banyak hal menghadang selama perjalanan...

Seni Berkomunikasi

Belajar tentang komunikasi produktif   ini asyik ya. Ternyata banyak hal yang belum saya ketahui. Awalnya kalau mendengar kata berkomunikasi, ya hanya sekedar, komunikasi, ngobrol-ngobrol gitu tho? Bercakap-cakap saja? Ya semua orang bisa kan, maksudnya semua orang yang normal panca inderanya?  Tapi ternyata oh ternyata, komunikasi nggak hanya sekedar ngomong saja, nggak hanya sekedar bicara, mengutarakan apa yang ada dalam pikiran. Komunikasi produktif lebih dari itu. Ada kaidah-kaidah yang harus diindahkan ketika melakukan komunikasi produktif selain isi yang akan disampaikan juga harus memperhatikan beberapa poin-poin diantaranya, memilih waktu yang tepat, intonasi suara, gesture, suasana hati orang yang diajak bicara, bahkan sampai tempat ngobrol juga pengaruh.  Awalnya, dari mana seorang anak (bayi) pertama kali belajar bicara? Tentu saja dari kedua orang tuanya. Ia belajar meniru, mengkopi, lalu memperagakan gaya-gaya yang biasa dilakukan oleh kedua ora...